Aku Kehujanan

aku kehujanan
…..dingin dan kaku jemariku
tak terasa kupacu motor secepat-cepatnya
langit tak kunjung bercahaya
muram seperti mu, wahai cinta
dering melodi guntur di kejauhan sana
tak mengejutkanku,
aku tidak pernah jantungan selain menunggu
saat kata “cinta” meluncur darimu
hujan reda, aku lewat depan pasar
terjebak iring-iringan sepasukan domba dan koboinya
aku berhenti, sabar menanti, sesabar aku
hadapimu, cinta
lalu jalanan kembali sepi
kumelaju
dalam dingin beku
sedingin senyum ketidaktulusanmu
1 Juli 2013,16:12, Saifuddin Amrullah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s