Reaksi karena Aksi

Oleh : Saifuddin Amrullah, S.Pd.

17.26 WIB, 16 April 12

 

Ketika seekor anjing menyalak, ada beberapa kemungkinan. Salah satunya yaitu ketika anjing itu terancam bahaya. Anjing tidak akan sekedar menyalak tanpa alasan. Setiap makluk punya insting untuk bertahan.

Dalam hidup juga demikian. Ada aksi, ada juga reaksi. Dalam pepatah dinyatakan “Di mana ada asap di situ ada api”. Tak mungkin ada reaksi tanpa aksi, tak mungkin ada masalah tanpa penyebabnya. Tapi apapun masalahnya, manusia lebih banyak memiliki berbagai “pilihan” reaksi. Reaksi pun ada bermacam-macam. Antara lain, mengelak, kooperatif, marah, mengancam, atau malah balik menyerang. Apapun alasannya, mereka punya “stok” untuk bereaksi terhadap permasalahan yang menghimpit mereka.

Reaksi muncul bisa karena berbagai hal. Paling banyak adalah “reaksi” terhadap kesalahan yang diperbuatnya. Lihat saja para oknum yang terlibat kasus korupsi, aparat yang terlibat kasus suap, pejabat yang terjerat kasus kolusi dan sebagainya. Mudahnya adalah, maling tak ada yang mengaku maling. Paling banyak adalah maling akan berteriak maling. Hal yang mudah dan banyak dijumpai di masyarakat, tiap strata sosial.

Reaksi tersebut timbul karena ia khawatir jika hal-hal “berdosa” yang ia perbuat terbukti atau terkuak. Sesuai dengan definisi perbuatan “dosa”. Salah satu definisi yang mudah dari “dosa” adalah perbuatan yang dilakukan secara rahasia, dengan maksud tertentu, dan “malu” jika perbuatannya diketahui orang.

Lain halnya dengan reaksi karena hal-hal positif. Jika seseorang menang undian, juara lomba, atau mendapat ranking pertama reaksinya akan menyenangkan. Ada yang menangis haru, bersorak gembira, tersenyum ceria, dan masih banyak lagi “variasi” reaksi positif lainnya.

Maka, variasi reaksi manakah yang anda rasakan setelah melakukan suatu hal dan ditanggapi oleh orang lain? Pastilah tergantung pada “konteks” perbuatan anda, kejujuran hati anda menerima atau menolak perbuatan anda. Mengapa kembali ke hati? Karena reaksi konon dapat dipalsukan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s