LAPORAN KEGIATAN EXPO MERDEKA(KEGIATAN PAMERAN WIRAUSAHA SISWA)SMP NEGERI 2 BANDAR PACITANTAHUN 2017

Latar Belakang

  Kegiatan Expo Merdeka SMP Negeri 2 Bandar merupakan kulminasi dan tindak lanjut proses pembelajaran seni budaya, keterampilan/prakarya, dan salah satu jenis kegiatan yang tercantum dalam program adiwiyata sekolah. Kegiatan  Expo Merdeka SMP Negeri 2 Bandar juga menampung produk kerajian maupun karya seni dari  kegiatan kurikuler maupun ekstra kurikuler. 

Kegiatan Expo Merdeka SMP Negeri 2 Bandar memiliki peran dan fungsi yang strategis dalam memupuk, membina, dan mengembangkan kemampuan siswa dalam melakukan kritik dan apresiasi terhadap produk atau karya seni yang dipamerkan maupun diperjualbelikan.

Kegiatan pameran dalam konteks pembelajaran di sekolah memiliki fungsi tersendiri, diantaranya fungsi pendidikan (edukasi) dan fungsi hiburan (rekreasi). Melalui kegiatan pameran ekspo, anak-anak diberi kesempatan untuk melakukan penilaian, apresiasi, komunikasi, tanggung jawab, kewirausahaan. 

Kegiatan ini juga menyajikan hiburan bagi warga sekolah danmasyarakat sekitarnya. Isi materi pada makalah yang akan anda pelajari ini adalah penyelenggaraan pameran seni rupa di sekolah. 

B. Tujuan Kegiatan Expo Merdeka SMP Negeri 2 Bandar

Tujuan penyelenggaraan pameran di antaranya:

Memeriahkan HUT Kemerdekaan RI yang ke-72 tahun 2017

Mendidik siswa untuk bersikap kreatif dalam memanfaatkan bahan-bahan bekas untuk dijadikan karya kreatif

Memberikan motivasi kepada para siswa untuk berpikir inovatif dalam berkarya

Memupuk rasa cinta terhadap kebudayaan daerah dan pengembangan budaya nasional.

Wujud dari hasil praktik seni rupa, mulok tata boga, dan prakarya. 

Sarana menunjukkan dan mengembangkan bakat pelajar kepada masyarakat dan kemungkinan mendapatkan penghasilan dari bidang seni.

Meningkatkan apresiasi seni, naluri memanfaatkan celah bisnis pada generasi muda.

 C. Fungsi Pameran Expo Merdeka SMP Negeri 2 Bandar

Fungsi utama dari pameran Expo Merdeka SMP Negeri 2 Bandar pada hakikatnya adalah untuk membangkitkan apresiasi seni dan jiwa berwirausaha pada siswa dan masyarakat, disamping sebagai media komunikasi  antara seniman dengan masyarakat. Kegiatan pameran/ekspo merupakan wahana untuk menumbuhkembangkan apresiasi masyarakat terhadap seni, kerajinan, dan produk karya siswa. 

Berikut fungsi pameran/Expo Merdeka SMP Negeri 2 Bandar adalah sebagai berikut:

Fungsi Apresiasi: kegiatan untuk menilai dan menghargai karya seni.

Fungsi Edukasi: kegiatan pameran karya seni akan memberikan nilai-nilai ajaran terhadap masyarakat sebagai apresiator, misalnya nilai keindahan, nilai sejarah, nilai budaya, dan sebagainya.

Fungsi Rekreasi: kegiatan pameran memberikan rasa senang sehingga dapat memberikan nilai psikis dan spiritual terutama hiburan.

Fungsi Prestasi: kegiatan pameran dapat diketahui para seniman yang berbakat, hal ini bisa kita saksikan dari bentuk-bentuk kreasi yang ditampilkan.

Fungsi Wirausaha: melatih anak sejak usia dini untuk melakukan kegiatan wirausaha sebagai bentuk kemandirian dan kreatifitas berbisnis.

D. Jenis-Jenis Barang yang Dipamerkan

Kerajinan bunga dari kain perca (Koordinator: Mustainah)

Kerajinan ukiran kaleng bekas (Koordinator: Saifuddin Amrullah)

Kerajinan berbahan koran bekas (Koordinator: Dwi Lestari)

Kerajinan bros dari kain flanel (Koordinator: Sigit Setiasa)

Kerajinan pembuatan air mancur dari botol bekas (Koordinator: Sigit Wiranto)

Kerajinan pembuatan sapu lidi (Koordinator: Heri Susilo)

Kerajinan roket air dari botol bekas (Koordinator: Sigit Wiranto)

Kerajinan gantungan kunci dari batok kelapa (Koordinator: Andwi Restanto)

Kripik ketela rasa gadung (Koordinator: Dwi Lestari)

Kripik daun pepaya (Koordinator: Mahfudzifiati)

Kripik wortel (Koordinator: Mahfudzifiati)

Pisang cokelat (Koordinator: Reni Maryanti)

Gadung gurih (Koordinator: Heri Susilo)

Minuman sirup temu lawak (Koordinator: Mahfudzifiati)

Pameran lukisan (Hanifuddin)

Kerajinan dari kardus bekas (Siswa-siswi kelas VII B dan 9B)

Tari Kreasi Baru (Koordinator: Dwi Lestari)

 Aneka jajanan pasar (Koordinator: Indah Harijani)

Kripik Tempe Ngawi (Koordinator: Mustainah)

Canon Launcher pipa bekas (Koordinator: Sigit Wiranto)

E. PENYELENGGARAAN EXPO

1.       Menyiapkan karya untuk pameran

Sesuai dengan salah satu persyaratan pameran, keberadaan karya mutlak diperlukan. Untuk  memperoleh karya yang akan dipamerkan, guru dan siswa perlu mempersiapkan karya yang akan dipamerkan. Hal ini bisa dilakukandengan alternatif:

a. Siswa berkarya dan diinformasikan bahwa pada masa yang akan datang akan ada pameran  

b. Siswa yang memiliki bakat seni rupa dipilih oleh guru untuk mewakili kelasnya agar berpameran 

c. Siswa dan guru menginventarisir karya koleksi sekolah untuk dipamerkan. Panitia menunggu seluruh siswa mendaftarkan diri mengikuti pameran sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Wujud karya yang akan dipamerkan pun harus diketahui oleh para siswa. Secara wujudnya, karya seni rupa dapat dibagi menjadi karya seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi. Karya seni rupa dua dimensi berupa: seni lukis, seni cetak/grafis, gambar (ilustrasi, dekorasi, bentuk, dan sebagainya). 

Sementara itu, wujud karya seni rupa tiga dimensi berupa: seni patung, relief, seni kerajinan (anyam, keramik, roket air, air mancur, bunga, barang-barang mainan, dan lain-lain).

Proses persiapan pembuatan kerajinan dan  produk makanan 7 – 14 Agustus 2017 di bawah koordinasi guru dan wali kelas. Proses pembuatan dilakukan mulai jam ke 6 sampai jam ke 8.

2. Pemilihan Karya

Pemilihan karya yang akan dipamerkan dilakukan setelah karya terkumpul. Proses pemilihan karya dapat dilakukan oleh guru dan siswa. Teknik pemilihan karya dapat dilakukan berdasarkan kualitas kaya (yang layak untuk dipamerkan), jenis karya (karya dua dimensi atau tiga dimensi), ukuran, dan kriteria lain sesuai ketentuan panitia pameran. Bahkan dalam pameran seni rupa di sekolah, guru bisa melakukan seleksi karya ini dengan mempertimbangkan proporsi perwakilan tiap kelas.

Proses pemilihan karya dilakukan oleh Dra. Indah Harijani, Sigit Setiasa, S.Pd., Sigit Wiranto, M.Pd., Hanifuddin, MSI pada tanggal 14 Agustus 2017

4. Pelaksanaan EXPO

Pelaksanaan pameran mencakup kegiatan pelaksanaan kerja panitia secara bersama-sama, penataan ruang, pelaksanaan pameran dan penyususnan laporan. 

1.      Pelaksanaan Kerja Kepanitiaan 

Pelaksanaan pameran merupakan kulminasi dari implementasi rencana yangtelah disusuun pada tahap perencanaan pameran. Pelaksanaan kegiatan ini akan berjalan dengan lancar bila semua pihak khususnya panitia pameran melakukan kerjasama dan menyatakan kesiapannya dalam menyongsong kesuksesan pameran ini. 

2.     Penataan Ruang Pameran/Expo

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penataan ruang pameran, di antaranya:

Pemberian cahaya harus sesuai jangan sampai mengganggu pengelihatan mata atau menyilaukan mata.

Letakkan beberapa pot bunga untuk memperindah pemandangan.

Peletakan mata harus sejajar dengan karya, tidak terlalu tinggi dan terlalu rendah.

Pengelompokan karya harus sesuai dengan ukurannya.

Sediakan tempat sampah untuk menjaga kebersihan.

F. kepanitiaan UPACARA HUT RI DAN EXPO MERDEKA

Penanggung jawab : Kepala Sekolah

Ketua pelaksana : Sigit Setiasa, S.Pd.

Sekretaris : Saifuddin Amrullah, S.Pd.

Bendahara : Dra. Indah Harijani

Dokumentasi : Sigit Wiranto, M.Pd.

Dekorasi dan penata stand : Hanifuddin, MSI.

Korlap pameran seni : Hanifuddin, MSI.

Desainer Grafis : Saifuddin Amrullah, S.Pd.

Koordinator Produksi

1. Kerajinan bunga dari kain perca (Koordinator: Mustainah)

2. Kerajinan ukiran kaleng bekas (Koordinator: Saifuddin Amrullah)

3. Kerajinan berbahan koran bekas (Koordinator: Dwi Lestari)

4. Kerajinan bros dari kain flanel (Koordinator: Sigit Setiasa)

5. Kerajinan pembuatan air mancur dari botol bekas (Koordinator: Sigit Wiranto)

6. Kerajinan pembuatan sapu lidi (Koordinator: Heri Susilo)

7. Kerajinan roket air dari botol bekas (Koordinator: Sigit Wiranto)

8. Kerajinan gantungan kunci dari batok kelapa (Koordinator: Andwi Restanto)

9. Kripik ketela rasa gadung (Koordinator: Dwi Lestari)

10. Kripik daun pepaya (Koordinator: Mahfudzifiati)

11. Kripik wortel (Koordinator: Mahfudzifiati)

12. Pisang cokelat (Koordinator: Reni Maryanti)

13. Gadung gurih (Koordinator: Heri Susilo)

14. Minuman sirup temu lawak (Koordinator: Mahfudzifiati)

15. Pameran lukisan (Hanifuddin)

16. Kerajinan dari kardus bekas (Siswa-siswi kelas VII B dan 9B)

17. Tari Kreasi Baru (Koordinator: Dwi Lestari)

18. Aneka jajanan pasar (Koordinator: Indah Harijani)

19. Kripik Tempe Ngawi (Koordinator: Mustainah)

20. Canon Launcher pipa bekas (Koordinator: Sigit Wiranto)
Pemasaran dan pengepakan : Dra. Indah Harijani

Tim kreatif tari : Dwi Lestari, S.Pd.

Tim kreatif produk : Mahfudzifiati, S.Ag., Mustainah, S.Pd., Dwi Lestari S.Pd., Hanifuddin MSI, Sigit Setiasa, S.Pd., Sigit Wiranto, S.Pd., Saifuddin Amrullah S.Pd., Andui Restanto, S.Pd.

Perlengkapan : Sukirno, Basuki, Nita

Tim Paduan Suara Upacara : Nanik Supanti, S.Pd.

Tim Pengibar Bendera : Drs. Suriyanto

G. waktu dan tempat kegiatan UPACARA HUT RI DAN EXPO MERDEKA

Persiapan pameran/expo : 7 s.d. 15 Agustus 2017

Kegiatan expo : 16 s.d. 17 Agustus 2017

Upacara HUT Pramuka : 14 Agustus 2017

Upacara HUT RI : 17 Agustus 2017

Tempat : Balai Desa Petungsinarang, Kec. Bandar, Kabupaten Pacitan

H. PEMASUKAN DAN PENGELUARAN DANA

Terlampir
I. HAMBATAN DAN KENDALA PELAKSANAAN

Dalam pelaksanaan kegiatan tentu terdapat banyak kendala.  Walaupun begitu, kendala tersebut dapat diatasi dengan pembagian tugas dan profesionalisme dalam bekerja. Beberapa kendala yang ditemui sebagai berikut:

Beberapa panitia mengikuti kegiatan lain di kabupaten, yaitu ketua (Sigit Setiasa, S.Pd.) dan sekretaris kegiatan (Saifuddin Amrullah, S.Pd.) untuk berpartisipasi dalam drama kolosal Palagan Tumpak Rinjing.

Waktu persiapan sangat terbatas, yaitu memanfaatkan jam kosong dan jam pembelajaran setelah jam istirahat

Bersamaan dengan kegiatan peringatan HUT Pramuka

Jumlah personel guru yang terbatas sehingga harus berperan ganda dan dituntut kerja maksimal. 

Bahan dan peralatan yang harus diusahakan di luar daerah sekolah karena letak geografis sekolah yang tidak memungkinkan.

j.Kesimpulan

Berdasar uraian kegiatan di atas, dapat disimpulkan sebagai berikut :

1.       Expo merupakan sarana untuk melatih siswa tanggung jawab, berpikir kreatif, inovatif, berperan aktif dalam kegiatan sekolah, berwirausaha, dan berkomunikasi/berlatih bersosialisasi

2.       Expo dapat meningkatkan motivasi, prestasi belajar dengan menggunakan media kegiatan pameran

k.Saran

Kegiatan expo membawa manfaat yang besar sebagai usaha sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Pelaksanaan pameran yang harus dilakukan setiap tahunnya, agar siswa belajar untuk mengapresiasi karya seni, berwirausaha, dan bersosialisasi. 

l.lampiran foto

Iklan

Puisi Dalam Negeri

Saat pejuang berkorban jiwa, harta, keluarga,
Tujuan mereka hanya 1, merdeka!
Mereka berharap anak cucu mereka hidup bebas dan bahagia.
Di negara damai dengan kekayaan melimpah, gemah ripah loh jinawi.
Iya, berat sekali menegakkan tiang bendera, mengibarkan merah putih di langit Indonesia.
Berapa yang digorok jepang? Diperkosa? Ditembak kepalanya?
Demi apa mereka rela? Demi kebebasan hidup, kemerdekaan. Tapi, setelah merdeka?

Negara dihuni babi-babi koruptor!
Anjing-anjing penjilat!
Kutu loncat oportunis

Iya…juga generasi mudanya
Yang hanya penggila sinetron
Yang mabuk dan teler
Yang galau mikir pacar
Yang pilih sekolah daripada nganggur
Yang terpaksa nyatet daripada dimarahin guru
Yang terpaksa mengerjakan tugas daripada diomeli dosen…

Iya…
Mengisi kemerdekaan itu “susah” dan”ribet”
Kata mereka

Saifuddin A, 5 Februari 2015